Jembatan Kedungcangkring Ambrol, Polsek Pagerwojo Lakukan Pengalihan Arus demi Keselamatan Pengguna Jalan
Tulungagung – Polsek Pagerwojo Polres Tulungagung melakukan monitoring terhadap kondisi jembatan di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, yang mengalami kerusakan berupa ambrolnya pondasi bagian bawah. Kerusakan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas, mengingat jembatan itu merupakan salah satu jalur alternatif menuju kawasan wisata Bendungan Wonorejo.
Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat serta akses wisatawan menuju kawasan Bendungan Wonorejo. Apabila tidak segera ditangani, situasi tersebut juga dapat berdampak terhadap aktivitas perekonomian warga sekitar dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Pagerwojo telah melakukan pemantauan kondisi jembatan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa serta dinas terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan dan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas.
Saat ini, dinas terkait tengah melaksanakan perbaikan jembatan. Selama proses pengerjaan berlangsung, akses jalan di lokasi tersebut ditutup sementara. Personel Polsek Pagerwojo turut melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas guna mencegah pengguna jalan melintas di area yang berpotensi membahayakan.
Untuk kendaraan roda empat, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur Serabah. Sementara itu, kendaraan roda dua dapat menggunakan jalur alternatif melalui jembatan darurat yang berada di samping jembatan utama, dengan tetap memperhatikan kondisi dan keselamatan saat melintas.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang, menyampaikan bahwa langkah monitoring, koordinasi, dan pengalihan arus dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat di tengah adanya kerusakan infrastruktur jalan.
“Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi penutupan jalan dan arahan petugas di lapangan selama proses perbaikan jembatan berlangsung. Pengguna jalan, khususnya pengendara roda empat, diharapkan mengikuti jalur pengalihan yang telah ditentukan. Untuk pengendara roda dua yang menggunakan jembatan darurat, agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan,” ujar Iptu Nanang, Sabtu (31/10/2026).
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak memaksakan diri melintasi bagian jembatan yang mengalami kerusakan serta selalu memperhatikan informasi dan petunjuk petugas. Koordinasi dengan instansi terkait akan terus dilakukan untuk mendukung kelancaran penanganan dan meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Melalui langkah tersebut, Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga selama proses perbaikan jembatan berlangsung.(massing85)



Komentar
Posting Komentar